Blog Pakpak

Jumat, 14 September 2012

Puisi Pakpak : PUISI UNTUK IBUKU


Oleh : Wasdin S. Berutu, SH - PAKPAK ADALAH PAKPAK

Senyum indah merekah penuh kasih
Wajahmu cantik bagi primadona
Rambutmu terurai dihembus semilir
Engkau kupuja engkau kusanjung
Engkau Ibuku sepanjang masa


Ibuku di Singgabur Pakpak Bharat

Dikala aku bayi engkau timang
Dikala aku lapar engkau mamah
Dikala aku kedinginan engkau dekap
Dikala aku jauh suaramu memanggil
Kasihmu mengalir tiada henti

Dimata beningmu terlihat bayangku
Dipangkuanmu tempatku bermanja
Dekap tubuhmu pengobat sakitku
Omelanmu pembangun tidurku
Nasihatmu sentir jalanku

Dikala aku jauh doa kau panjangkan
Dikala aku sakit engkau dokterku
Dikala aku bingung jalan engkau tunjukkan
Benteng yang tertutup kau bukakan
Nasihatmu pemandu hidupku

Keringatmu bercucuran melebihi hujan
Badanmu mengurus menyangkul ladang
Sepser demi sepeser engkau tabung
Ladang dan sawah engkau gadaikan
Gabah dan ternak kau jualkan
Demi biaya anakmu sekolah
Sekolah yang tinggi melebihi orang

Ibuku ....
Engkau tak perduli meski dihina
Engkau tak malu jadi buruh upahan
Langkahmu tak surut karna hujan
Cangkulmu menancap tak kenal waktu
Hanya satu diangan hayalmu
Masa depan anakmu tersayang

Ibu .....
Kini usiamu semakin senja
Langkahmu gemetar badanmu lesu
Tubuhmu membungkuk karna menua
Pandanganmu rabun telingamu menuli
Segala usahamu demi anakmu
Tapi doa harapmu tak pernah menua

Dikala makanan kau rasa enak
Tak pernah kuberikan makanan enak
Dikala Pemandangan masih jelas
Kau tak pernah kubawa jalan-jalan
Dikala ingatan masih menjangkau
Tak pernah kuberi kenangan indah
Dimanakah balas capekmu dulu?
Dimana balas keringatmu dulu ?

Burungpun seakan mencaci
Alam seakan tak mengirim semilir
Disaat kau hidup seolah kau tak diharga
Mungkin disaat engkau tiada baru berharga
Mata tangisku berbilur air mata
Air mata yang tiada arti
Air mata yang tak menyenangkanmu
Air mata yang tiada pernah engkau tau

Ibu ....
Bukan aku tak mau berbuat
Bukan aku tak ingin engkau tersenyun
Bukan karna aku durhaka
Tapi kemampuan anakmu begitu terbatas

Ibuku ....
Dengarlah kata hatiku kupuisikan
Kiranya engkau tersenyum
Senyum seindah wajahmu
Jiwamu terhibur segar ragamu
Panjang umurmu, sehat bersamamu
Engkau Ibuku melebihi segalanya

Untuk : Ibuku
Di : Kuta Singgabur Pakpak Bharat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar anda :